[JAKARTA] Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pihaknya merasa kehilangan sosok Taufiq Keimas yang selama ini dikenal gigih memperjuangkan pentingnya pilar negara dan Pancasila.
"Tentu sebagai partai kami merasa kehilangan. Beliau selama ini gigih memperjuangkan pilar negara dan pentingnya Pancasila selalu dia dengungkan selama ini," kata Tjahjo di kediaman almarhum di Jalan Teuku Umar No 27 A, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu malam.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Taufiq Kiemas meninggal dunia di Singapore General Hospital pada Sabtu sekitar pukul 19.05 waktu Singapura atau pukul 17.05 WIB.
Rencananya, jenazah almarhum juga akan disemayamkan di gedung MPR/DPR RI di kompleks parlemen atau di kediaman keluarga di Menteng sebelum kemudian dimakamkan.
Kondisi kesehatan Taufiq memburuk sejak selesai acara kunjungannya bersama Wapres Boediono ke Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila dan mengunjungi situs Bung Karno.
Sepulang dari Ende, Taufiq dengan diantarkan oleh Megawati Soekarnoputri dan keluarganya untuk melakukan pemeriksaan medis di RS dan hingga Jumat malam (7/6) kondisinya membaik.
Saat ini jenazah suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu masih berada di Singapura untuk diterbangkan ke Indonesia pada Minggu (8/6).
"Jam 9.00 pagi dari Singapura diberangkatkan ke Halim Perdanakusumah untuk disemayamkan di ruang VVIP, kemungkinan langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata," kata Tjahjo Kumolo mengemukakan.
Rencananya, jenazah juga akan disemayamkan di gedung MPR/DPR RI di komplek Parlemen atau di kediaman keluarga di Menteng.
"Kami minta maaf kalau almarhum ada kesalahan mohon dimaafkan," ujar Tjahjo. [Ant/L-9]
Sumber: suarapembaruan.com



0 komentar:
Posting Komentar