Aha... entah mengapa sejarah Indonesia mudah saja dipermain-mainkan. Baru-baru ini, tim Air Putih yang digawangi oleh Roy Suryo menemukan dokumen penting seputar lagu kebangsaan Indonesia. Diyakininya, WR. Soepratman tidak pernah menciptakan lagu dengan judul Indonesia Raya melainkan hanya Indonesia saja. Dokumen yang ditemukan di Leiden tersebut membuka rahasia besar yang selama ini tak diketahui oleh masyarakat Indonesia.
Lagu yang sering dinyanyikan oleh masyarakat hanya salah satu bagian dari tiga rangkaian lagu Indonesia tersebut. Tentunya hal ini adalah sesuatu yang baru bagi masyarakat. Tetapi, Des Alwi sekonyong-konyong membantahnya bahwa penemuan tersebut bukanlah hal baru sebab ia sendiri sudah mengetahuinya sejak lama. Bahkan Des Alwi dengan pasti mengatakan bahwa negatif film tersebut ada padanya.
Disinilah yang aneh menurut saya. Jika benar, pak Des Alwi punya negatif filmnya dan pernah menontonnya mengapa tidak dipublikasikan sejak awal. Lalu kenapa ketika Air Putih mempublikasikannya seolah-olah Des Alwi tidak rela dengan penemuan Air Putih tersebut.
Apakah sudah sebegitunya sikap egois menimpa rasa kebangsaan kita? Atau kita benar-benar tak punya rasa kebangsaan itu? Kemana coba rasa kebangsaan tersebut dibuang, sehingga yang tinggal hanya sebatas rasa egois dan rasa ingin untung sendiri. Hmm, betapa malangnya jadi orang Indonesia.
Sumber: shvoong.com
Hypokrisis Kronis
-
Oleh Reza A.A Wattimena Awal 2026, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat,
menelan ludahnya sendiri. Ia berjanji tidak akan membawa perang baru di
dunia. B...
5 hari yang lalu



0 komentar:
Posting Komentar