-saatnya cinta bicara-
Bersandar dijantung malam/dengan gemuruh dendam /menjalari nadi/membara dihati/kenduri cinta juga yang meredakan tangis kita/hingga nanti ditapal batas waktu/kita maafkan semua musuh-musuh/tapi tidak untuk kita lupakan.
#bunyi status 16 April -dini hari- 2010
Sebagian kita memang terlanjur lahir dalam kegelisahan. (siapa berani membelah batu/mengasah batin di badai hujan/perjalanan hidup mencari jati diri/percaya diri melangkah ke depan/jangan lupakan lukanya trauma). Seperti itulah kira-kira puncak kegelisahan masa depan kita; (mengambil dan menyimpulkan apa pesan dibalik kata-kata dari kang Heri Latief yang tinggal di Amsterdam itu).
Kenapa juga tiba-tiba saya digerayangi cinta karena sebuah peristiwa di Koja?. Padahal cinta tak pernah bisa didefenisikan secara literat. Prahara amuk aparat negara yang namanya Satpol-PP dan kemarahan kolosal massa yang memilukan, memprihatinkan, menuntun (barangkali) siapa saja bergumam terhentak. Ini negeri ada yang ngatur atau gak sih?. Yang ngatur dan yang diatur kok selalu berhadap-hadapan sebagai lawan tanding perseteruan tak berujung, sampai dihentikan karena nyawa sudah tumbang.
Kepada cinta saya bertanya,”Tolong jawab dengan cinta?”,
“Cinta lagi show merubah uang receh jadi tikus !”, kata Uya Kuya -bapaknya Cinta-
Cinta lagi memberi kesaksian dihadapan pengadilan karena kasus perselingkuhannya sendiri.
Cinta sedang digelandang karena mau kabur ke luar negeri.
Cinta mau menggelar jumpa wartawan karena ada pihak yang mencemarkan nama baiknya.
Cinta masih menunggu tamu langganannya yang berdiri mengangkang sejadi-jadinya itu.
Cinta gak bisa diganggu karena konsentrasi mau nyalon bupati.
Cinta tertidur pulas beralas tikar ditemani ibunya yang tali kutangnya tinggal satu.
Cinta antri berobat di puskesmas.
Cinta ngadain pesta ulang tahunnya dipenjara karena kasus narkoba
Cinta belajar terbebas dari buta huruf.
Cinta sudah jadi presiden.
Jutaan cinta lagi; entah apa yang dilakonkan?
Kok ya ada yang membisiki saya, “Jangan tanya cinta lagi ya?”.
Jadi….Ssssttttttt….cinta itu dah gak ada !!!!!
Kali Malang/16.04.2010
Bersandar dijantung malam/dengan gemuruh dendam /menjalari nadi/membara dihati/kenduri cinta juga yang meredakan tangis kita/hingga nanti ditapal batas waktu/kita maafkan semua musuh-musuh/tapi tidak untuk kita lupakan.
#bunyi status 16 April -dini hari- 2010
Sebagian kita memang terlanjur lahir dalam kegelisahan. (siapa berani membelah batu/mengasah batin di badai hujan/perjalanan hidup mencari jati diri/percaya diri melangkah ke depan/jangan lupakan lukanya trauma). Seperti itulah kira-kira puncak kegelisahan masa depan kita; (mengambil dan menyimpulkan apa pesan dibalik kata-kata dari kang Heri Latief yang tinggal di Amsterdam itu).
Kenapa juga tiba-tiba saya digerayangi cinta karena sebuah peristiwa di Koja?. Padahal cinta tak pernah bisa didefenisikan secara literat. Prahara amuk aparat negara yang namanya Satpol-PP dan kemarahan kolosal massa yang memilukan, memprihatinkan, menuntun (barangkali) siapa saja bergumam terhentak. Ini negeri ada yang ngatur atau gak sih?. Yang ngatur dan yang diatur kok selalu berhadap-hadapan sebagai lawan tanding perseteruan tak berujung, sampai dihentikan karena nyawa sudah tumbang.
Kepada cinta saya bertanya,”Tolong jawab dengan cinta?”,
“Cinta lagi show merubah uang receh jadi tikus !”, kata Uya Kuya -bapaknya Cinta-
Cinta lagi memberi kesaksian dihadapan pengadilan karena kasus perselingkuhannya sendiri.
Cinta sedang digelandang karena mau kabur ke luar negeri.
Cinta mau menggelar jumpa wartawan karena ada pihak yang mencemarkan nama baiknya.
Cinta masih menunggu tamu langganannya yang berdiri mengangkang sejadi-jadinya itu.
Cinta gak bisa diganggu karena konsentrasi mau nyalon bupati.
Cinta tertidur pulas beralas tikar ditemani ibunya yang tali kutangnya tinggal satu.
Cinta antri berobat di puskesmas.
Cinta ngadain pesta ulang tahunnya dipenjara karena kasus narkoba
Cinta belajar terbebas dari buta huruf.
Cinta sudah jadi presiden.
Jutaan cinta lagi; entah apa yang dilakonkan?
Kok ya ada yang membisiki saya, “Jangan tanya cinta lagi ya?”.
Jadi….Ssssttttttt….cinta itu dah gak ada !!!!!
Kali Malang/16.04.2010




0 komentar:
Posting Komentar