Merayakan perbedaan (?). Entah ini semacam kredo atau hastag, terpenting memuat satu pesan dengan banyak makna. Bahasa menunjukkan bangsa, begitu kata bijak mencoba mengilustrasikan hakekat bangsa pada perspektif bahasa. Rakyat Indonesia yang Kristiani akan segera merayakan Natal. Tentu kita berharap mereka dapat menjadikan perayaan Natal tak sebatas ritual kelompok, tapi kegembiraan sebagai bangsa, sebab bangsa ini dianugrahi kekayaan dalam keberagaman. Harapan juga untuk tak ada hingar bingar soal penolakan Natal -sebab tak ada satu alasanpun yg bisa mentolerir soal ini-. Kebahagiaan umat Kristiani adalah manivesto sukacita untuk bangsa. Saya, sebagai pribadi dan warga negara, dengan kesadaran kebangsaan menyampaikan Selamat NATAL untuk saudara-saudaraku yang merayakannya.
#salam damai Natal dari Hen Eska
Bincang Bersama Andi Achdian: Historiografi G30S 1965, Tumbangnya Bung
Karno dan Titik Balik Sejarah 1965-1967, Cerita Rakyat Tentang Pembantaian
Hingga Eksil 1965
-
Komunitas Bambu EVALUASI HISTORIOGRAFI TRAGEDI G30S 1965 – #KobamMelawanLupa
| Andi Achdian Bersama JJ Rizal
Episode 2 dari program #KobamMelawanLupa kal...
2 hari yang lalu



0 komentar:
Posting Komentar